Selasa, 26 April 2011

Makanan Sehat

Hidup sehat dan bugar setiap hari adalah dambaan setiap orang. Agar hidup kita selalu segar bebas dari segala serangan penyakit, Dapat kita mulai dari kita sendiri. Salah satunya adalah dari sumber makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Jus buah alami adalah anjuran kami untuk tubuh selalu sehat. Meminum jus buah alami 100 persen, dapat membantu melawan berbagai jenis penyakit. Hasil penelitian Asosiasi Kemajuan Sains Amerika (AAAS), Senin (11/3) menyebutkan jus buah alami dapat mencegah risiko kanker, meningkatkan kesehatan jantung, dan meningkatkan aktivitas antioksidan.


Menurut penelitian para ahli dari Universitas California mengkonsumsi jus buah murni sama dengan kita makan buah utuh. Penelaahan tersebut mencakup berbagai jenis studi, dari jenis in vitro sampai ke uji klinis (dengan total 60 kertas), yang semuanya diterbitkan pada 2005 atau sesudahnya.


Berdasarkan beberapa penelitian ada beberapa jenis buah-buahan yang paling banyak mengandung manfaat bagi tubuh manusia, diantaranya apel, anggur, delima, cranberry dan jeruk.


Buah cranberry bermanfaat untuk mengurangi infeksi di saluran kemih. Anggur dan apel untuk perbaikan saat terjadi penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia lanjut. Risiko terkena prostat dapat dicegah dengan buah delima. Sementera buah jeruk untuk mengurangi risiko kanker pernapasan dan pencernaan. Yang pasti, buah-buahan tersebut juga bisa meningkatkan aktivitas antioksidan tinggi.


Saat kita sakit seringkali membuat kita merasa boros, baik itu masalah boros biaya maupun waktu. Hal ini sesungguhnya masih dapat dihindari dengan cara sehat yang mudah, yaitu dengan mengkonsumsi makanan sehat secara rutin. Tentu dengan penerapah hal ini, selain mampu meningkatkan daya tahan tubuh, juga dapat mengurangi pengeluaran untuk berobat yang sebenarnya hal ini tidaklah perlu.


Makanan-makanan yang bisa menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit berbahaya adalah sebagai berikut, dikutip dari HealthMad, Selasa (8/3/2011).


1. Salmon
Kandungan asam lemak omega 3 pada ikan salmon bermanfaat bagi pencegahan penyakit jantung. Penelitian membuktikan bahwa makan salmon setiap pekan bisa mengurangi tekanan darah, risiko serangan jantung, asma dan beberapa jenis kanker terutama kanker usus dan payudara.


2. Wortel
Beta karoten adalah salah satu kandungan wortel yang bermanfaat sebagai antikanker serta mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Makan wortel setiap hari juga baik untuk kesehatan mata, karena bisa mengurangi gangguan penglihatan termasuk katarak.


3. Bawang putih
Beberapa penelitian pada hewan membuktikan, kandungan antioksidan yang tinggi pada bawang putih bisa menghambat pertumbuhan berbagai jenis kanker. Rutin mengonsumsi beberapa siung bawang putih setiap hari juga bisa mengurangi risiko penggumpalan darah yang bisa memicu stroke dan serangan jantung.


4. Jeruk
Tidak perlu diragukan lagi, jeruk merupakan sumber antioksidan dalam bentuk vitamin C yang paling populer. Selain mengurangi risiko kanker, jeruk juga mencegah stroke karena diperkaya dengan vitamin B dan salah satu mineral penting yakni kalium.


5. Brokoli
Kandungan serat atau karbohidrat kompleks dalam brokoli ibarat sikat yang memberihkan saluran pencernaan dari racun-racun pemicu kanker, sekaligus membantu melancarkan buang air besar. Serat yang tinggi juga bisa menurunkan kadar kolesterol dan membantu tubuh mengontrol kadar gula darah.


6. Apel
Daya tahan tubuh akan meningkat jika rutin mengonsumsi apel setiap hari, karena buah ini kaya akan vitamin C dan A yang berkhasiat sebagai antioksidan. Kandungan seratnya juga membantu mengurangi kolesterol sehingga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai penyeimbang bagi yang gemar makan-makanan berlemak.




Vitamin D berperan penting bagi tubuh kita. Bukan saja sebagai penguat tulang tapi juga pencegah berbagai penyakit. Berbagai penyakit kronik seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, multipel sklerosis, dan penurunan daya ingat itu disebabkan karena kekurangan vitamin D.


Berikut ini adalah sumber-sumber vitamin D untuk memenuhi kebutuhan tubuh kita :
1. Sinar matahari
Sekitar 80 persen vitamin D yang kita butuhkan berasal dari sinar matahari. Waktu yang disarankan untuk berjemur adalah pukul 06.00 - 09.00 ke seluruh bagian tubuh selama 10 menit. Untuk mencegah risiko kanker kulit, hindarilah paparan sinar matahari pada pukul 09.00 - 15.00.


2. Susu
Susu sapi, baik itu yang full lemak atau skim, secara alamiah mengandung vitamin D dan juga diperkaya dengan nutrisi penting lainnya. Satu gelas susu mengandung sekitar 100 IU vitamin D.


3. Minyak ikan
Suplemen minyak ikan memiliki reputasi rasa yang tidak enak. Namun saat ini dipasaran tersedia berbagai variasi suplemen minyak ikan yang membuatnya lebih enak di lidah. Suplemen minyak ikan selain kaya akan omega-3 ternyata juga mengandung vitamin D yang cukup tinggi.


4. Ikan salmon
Ini termasuk ikan yang kaya akan omega-3. Tersedia dalam bentuk ikan beku, segar atau kalengan. Ikan salmon ternyata mengandung vitamin D empat kali lebih banyak dibanding produk pertanian.


5. Telur
Dengan kandungan vitamin D sekitar 21 IU dalam kuning telur dan protein murni dalam bagian putihnya, telur merupakan bahan pangan yang bernutrisi yang wajib dikonsumsi.


6. Tuna
Tuna merupakan jenis ikan laut yang juga kaya akan vitamin D, selain juga tinggi protein dan omega-3.


7. Udang
Udang merupakan sumber omega-3 yang tinggi protein namun rendah lemak dan kalori. Udang yang disajikan dalam takaran 85 gram mengandung 129 IU vitamin D.


8. Sereal
Kebanyakan produk sereal siap makan yang beredar di pasaran sudah difortifikasi dengan vitamin D. Kombinasikan sereal Anda dengan susu yang kaya vitamin D sebagai bagian dari menu sehat setiap hari.


9. Jamur
Menurut sebuah riset yang dimuat dalam Journal of the Federation of American Societies for Experimental Biology, jamur kancing putih yang diekspos dengan sinar ultraviolet B selama beberapa jam memiliki kandungan vitamin D sekitar 400 persen lebih tinggi.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

mau...dong makanan sehatnya....
artikel yg bagus...
smoga bermanfaat..